Inilah Pasukan Khusus TNI Paling Misterius Indonesia Yang Ditakuti Di Dunia

Kekuatan militer Indonesia memang disegani dunia. Namun ada satu nama detasemen TNI yang bikin gemetar tentara manapapun yang mendengar namanya.
Indonesia selama ini memang dikenal memiliki banyak sekali pasukan khusus yang memiliki berbagai pran strategis, mulai penjagaan hingga penanggulangan terror. Baik TNI maupun Polri memiliki satuan-satuan yang memang memiliki keahlian spesial. Sebut saja Detasemen 88, Kopassus, Paskhas dan lain sebagainnya.

Selain satuan-satuan tempur tersebut, ternyata Indonesia juga memiliki satu pasukan khusus yang keberadaannya sangat dirahasiakan. Bahkan saking misteriusnya, hingga sekarang mungkin tidak banyak yang tahu siapa saja dan dimana saja anggotanya. Meskipun begitu, pasukan ini sangat dikenal dunia karena ketangguhannya, hingga mendapat julukan ‘Raja dari Rajanya Pasukan Khusus’. Kini pasukan tersebut pun, menjadi legenda bagi militer di dunia.
Pasukan tersebut dikenal dengan nama Detasemen Harimau Indonesia (Denharin) yang merupakan gabungan dari 4 satuan militer yakni AD, AL, AU dan Polri. Banyak yang menyatakan bahwa eksistensi Denharin hanyalah hoax atau tahayul, karena memang data atas keberadaan pasukan hebat ini sangat minim. Meski begitu beberapa fakta yang diyakini menunjukkan keberadaan Denharin masih bisa ditemukan.
Konon pasukan ini dibentuk pada tahun 1986 oleh Jenderal LB Moerdhani, dua tahun sebelum dia menjabat sebagai Panglima TNI. Gabungan dari prajurit-prajurit pilihan se Indonesia, anggota Denharin merupakan hasil seleksi ketat dengan pelatihan super berat. Hasilnya adalah pasukan efektif yang sangat mematikan.

Kabarnya Denharin awalnya dibentuk dengan tugas khusus penanggulangan dan antisipasi berbagai teror yang mengancam Indonesia dari luar. Ini artinya sejak 3 dekade lalu, Indonesia sudah diprediksi menjadi incaran pihak asing.
Misi utama Denharin adalah menjaga NKRI secara keseluruhan dari berbagai bahaya yang mengancam, termasuk juga tindakan makar. Jika mereka mencium adanya gerakan-gerakan negatif yang berpotensi mengancam keutuhan NKRI, maka anggota Denharin agan bergerak secara senyap untuk meringkusnya. Disebut- sebut kemampuan Denharin menyamai satuan paling elite di Amerika Serikat saat itu ‘Phoenix Raven’.

Selain sebagai kontra teror, tugas Denharin berikutnya adalah untuk menjaga Presiden RI. Mereka berdiri di luar ring Paspamres yang memang memiliki tugas utama mengamankan RI 1. Denharin menjadi ‘penjaga rahasia’ bagi Presiden dan keluarganya dimanapun berada.
Dengan tugas yang begitu berat, setiap anggota Denharin juga harus memiliki berbagai skill. Bukan hanya kemampuan tarung dan tempur, anggota Denharin juga harus memiliki kemampuan komunikasi, politik, intelejen dan juga kecerdasan. Dan yang terpenting mereka harus memiliki loyalitas 100 persen kepada NKRI.
Saking rahasianya pasukan ini, bahkan sesama anggota pun tidak pernah ada yang tahu nama asli dan latar belakang kawan mereka disana.  Mereka hany menggunakan nama alias seperti cobra, puma, phyton dan lain sebagainya.
Sebagai pasukan paling khusus TNI jelas memang Denharin mendapatkan pasokan dana yang cukup besar dari pemerintah. Namun kabarnya Presiden saat itu Soeharto juga mengucurkan dana pribadi yang jumlahnya cukup besar untuk bisa menyokong keberadaan Denharin.


Namun kehebatan Denharin disebutkan berakhir secara mendadak pada tahun 1995. Kabarnya Presiden Soeharto sendiri yang membubarkan pasukan super elite tersebut. Banyak yang menyebutkan, saat itu Soeharto sudah mencium adanya ‘pihak-pihak’ yang akan menggunakan Denharin untuk melakukan kudeta dan menggulingkan dirinya. Hal tersebut yang membuatnya membubarkan Denharin secara tiba-tiba.
Usai purna tugas pada 1995, disebutkan jelang reformasi 1999, Denharin kembali diaktifkan untuk berbagai misi tertentu terkait dengan kondisi negara. Hanya siapa yang mengaktifkan dan misi apa yang diemban semua menjadi misteri, semisterius keberadaannya dalam menjaga NKRI.
usai bubar, identitas anggota tetap dirahasiakan. Meski demikian, mantan anggota Den Harin masih diberi kebebasan untuk melakukan tindakan-tindakan rahasia hingga melakukan pembunuhan pada terduga pengganggu negara. Pada tahun 1999, satuan ini dikabarkan dibentuk kembali meski tidak diketahui siapa

Sumber : http://www.suratkabar.id/14318/news/inilah-pasukan-khusus-paling-misterius-indonesia-yang-ditakuti-dunia

38 Tugas dan Fungsi TNI POLRI Menurut UUD 1945

                                                  Sumber Fhoto: www.google.co.id

TNI atau Tentara Nasional Indonesia merupakan sebuah kesatuan prajurit yang tergabung dalam angkatan perang yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia. TNI terbentuk pada tanggal 5 Oktober 1945 dengan nama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang kemudian berganti nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), dan selanjutnya berganti lagi menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, TNI dipimpin oleh seorang panglima dan organisasi ini terbagi dalam 3 angkatan, yaitu :
  • TNI Angkatan Darat yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat
  • TNI Angkatan Laut yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut
  • TNI angkatan Udara yang dipimpin oleh Staf Angkatan Udara
Sedangkan POLRI merupakan Kepolisian Nasional negara Indonesia yang memiliki tanggung jawab langsung di bawah seorang presiden yaitu menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. PolRI terbentuk pada tanggal 1 Juni 1946, dimana kesatuan prajurit tersebut dipimpin oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Polri merupakan organisasi yang memiliki susunan jenjang berdasarkan wilayah administrasi pemerintahan sipil, yaitu
  1. Di tingkat pusat
    • Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri)
  2. Di tingkat Propinsi
    • Kepolisian Daerah (Polda)
  3. Di tingkat Kabupaten
    • Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes)
    • Kepolisian Resort Kota (Polresta)
    • Kepolisian Resort Kabupaten (Polres)
  4. Di tingkat Kecamatan
    • Kepolisian Sektor Kota (Polsekta)
    • Kepolisian Sektor (Polsek)
TNI dan Polri pernah tergabung dalam suatu kesatuan yang dinamakan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Penggabungan tersebut terjadi pada masa berjalannya Demokrasi terpimpin hingga pada masa Orde Baru. Namun akhirnya kedua organisai tersebut pun akhirnya terpisah. Hal tersebut sesuai dengan ketetapan MPR No. VI?MPR/2000 dan No. VII/MPR/2000 tentang peranan TNI dan Polri.

Tugas dan Fungsi TNI

TNI memegang peranan yang penting yaitu sebagai salah satu alat negara khususnya di bidang pertahanan. TNI harus menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan kebijakan serta keputusan politik negara.
Fungsi TNI
Sebagai suatu kesatuan yang bertindak sebagai alat pertahanan negara, TNI memiliki beberapa fungsi yang diantaranya adalah :
  1. Penangkal terhadap ancaman bagi kedaulatan, keutuhan, serta keselamatan bangsa Indonesia baik itu dalam bentuk ancaman militer maupun ancaman bersenjata yang berasal dari dalam dan luar negri.
  2. Sebagai penindak lanjut terkait ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan, keutuhan, serta keselamatan bangsa Indonesia baik dalam bentuk ancaman militer maupun bersenjata yang berasal dari dalam atau luar negri.
  3. Sebagai pemulih kondisi keamanan negara Republik Indonesia yang terganggu akibat adanya kekacauan yang mengganggu keamanan.

Tugas Pokok TNI
Selain fungsi tersebut di atas, TNI juga memiliki tugas-tugas pokok seperti :
  1. Menegakkan kedaulatan Negara
  2. Mempertahankan keutuhan wilayah negara Republik Indonesia berdasarkan pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945
  3. Melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dari segala ancaman atau gangguan yang dapat membahayakan keutuhan bangsa.
Untuk melakukan tugas-tugas pokok TNI tersebut dilakukan dengan :
  1. Operasi militer untuk perang
  2. Operasi militer selain perang, seperti :
    • Mengatasi gerakan separatis bersenjata, pemberontakan bersenjata, serta aksi terorisme.
    • Mengamankan wilayah-wilayah perbatasan serta object vital nasional yang strategis
    • Melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai denag kebijakan politik luar negri
    • Mengamankan presiden, wakil presiden dan keluarganya
    • Memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya sesuai dengan sistem pertahanan semesta
    • Membantu tugas pemerintah daerah
    • Membantu tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjalankan tugas keamanan serta ketertiban di masyarakat sesuai dengan Undang-undang.
    • Membantu dalam kegiatan pengamanan tamu negara yang setingkat kepala negara dan wakil pemerintahan asing yang sedang berada di Indonesia
    • Membantu penanggulangan bencana alam, pengungsian, serta pemberian bantuan kemanusiaan
    • Membantu pencarian serta pertolongan dalam kecelakaan
    • Membantu dalam mengamankan kegiatan pelayaran dan penerbangan dari tindak kejahatan seperti pembajakan, penyelundupan, serta perampokan.

Tugas Dan Fungsi Polri

Fungsi Polri
Dalam upaya menjaga keamanan di dalam negri, Polri memiliki beberapa fungsi seperti :
  • Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban masyarakat
  • Menegakkan hukum yang berlaku
  • Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terhadap masyarakat.
Tugas Polri
Tugas utama Polri adalah menjaga dan memelihara keamanan dalam negri, dimana dalam menjalankannya tugas polri tersebut dibagi dalam 2 golongan, yaitu :
  1. Tugas represif, yaitu Melaksanakan segala peraturan maupun perintah dari pihak yang berkuasa pada saat terjadi peristiwa pelanggaran hukum.
  2. Tugas preventif, yaitu menjaga serta mengawasi agar tidak terjadi pelanggaran hukum oleh siapapun.
Menurut Undang-Undang No. 2 tahun 2002 pasal 13 menjelaskan bahwa polri memiliki tugas antara lain adalah :
  1. Memelihara kamtibmas
  2. Penegakan hukum yang berlaku
  3. Memberikan pengayoman, perlindungan, serta pelayanan bagi masyarakat
Sedangkan menurut Undang-Undang No. 2 tahun 2002 pasal 14 telah menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugas pokoknya yaitu menjaga keamanan dalam negri, Polri memiliki beberapa tugas seperti :
  1. Melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, serta patroli terkait kegiatan masyarakat dan pemerintah sesuai kebutuhan.
  2. Menyelenggarakan segala kegiatan dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di jalan.
  3. Membina masyarakat untuk meningkatkan partisipasi ., kesadaran hukum, serta ketaatan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan
  4. Ikut serta dalam pembinaan hukum nasional
  5. Memelihara ketertiban dan menjamin keamanan umum
  6. Melakukan koordinasi, pengawasan, dan pembinaan teknis terhadap kepolisian khusus, penyidik pegawai negeri sipil, dan bentuk-bentuk pengamanan swakarsa
  7. Melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap semua tindak pidana sesuai dengan hukum acara pidana dan peraturan perundang-undangan lainnya.
  8. Menyelenggarakan identifikasi kepolisian, kedokteran kepolisian, laboratorium forensik dan psikologi kepolisian untuk kepentingan tugas kepolisian
  9. Melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda, masyarakat, dan lingkungan hidup dari gangguan ketertiban dan/atau bencana termasuk memberikan bantuan dan pertolongan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia
  10. Melayani kepentingan warga masyarakat untuk sementara sebelum ditangani oleh instansi dan/atau pihak yang berwenang
  11. Memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan kepentingannya dalam lingkup tugas kepolisian; serta melaksanakan tugas lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Tugas serta fungsi TNI dan POLRI menurut UUD 1945 di atas tidak akan dapat dilakukan tanpa peran serta masyarakat Indonesia serta fungsi DPR dan fungsi MPR sebagai pengawas.

SUMBER : 
guruppkn

Jalur Pendaftaran TNI Dan Perbedaan Tamtama, Bintara Dan Perwira

Perbedaan Tamtama, Bintara Dan Perwira


 Sumber Photos: www.google.co.id

  Berita Dan seputar Rekrutmen Tni- Bagi anda yang bercita-cita menjadi seorang TNI alangkah baik nyah bila anda terlebih dahulu mengetahui jalur pendaftaran beserta perbedaan-perbedaannya.
di dalam sebuah organinasi kemiliteran (TNI) ada tiga jalur yang mungkin anda bisa tempuh jika ingin berkarier di dunia kemiliteran (TNI).

  Berikut adalah jalur pendaftaran TNI :

1. Secata (Sekolah Calon Tamtama)
2. Secaba (Sekolah Calon Bintara)
3. Secapa (Sekolah Calon Perwira)


  Perbedaan Tamtama, Bintara Dan Perwira :
  1.  Tamtama
      
    Tamtama merupakan kepangkatan yang paling terendah di dalam struktur organinsasi TNI (kemiliteran). dalam posisi ini seorang tamtama di tuntut untuk menjadi seorang prajurit yang paling siap melaksanakan tugas yang telah di perintahkan atasannyah, dengan sikap loyalitas dan profesionalisme menjadikan seorang prajurit tamtama sebagai pelaksana yang paling siap.
  2. Bintara
     
    Bintara berada di posisi tengah-tengah, mempunyai tugas yang tidak kalah berat nya dengan seorang perwira. Bintara di nilai sebagai motor penggerak dan sekaligus mesin yang senantiasa harus hidup guna melancarkan jalur komando dari tas. segala pemikiran perwira akan di teruskan kepada bintara dan menjadi tindakan nyata dalam mewujudkan suatu misi atau pekerjaan tertentu. Bintara juga harus mempunya keahlian khusus untuk merealisasikan suatu suatu perintah dan mewujudkan nyah dalam sebuah tindakan yang nyata.
  3. Perwira
      Perwira merupakan atasan yang harus mampu menempatkan diri sebagai prajurit yang tanggap, tanggon dan trengginas dan mejadi contoh yang teladan bagi anak buah nya. Perwira adalah manager yang harus menciptakan keadaan yang kondusif. sehingga bawahan atau anak buah (Tamtama Dan Bintara) dapat menunjukan kinerja yang baik dalam melaksakan misi atau tugas yang telah di berikan atasannya. pemikiran yang mantap dan kreatif menjadi salah satu ciri perwira yang mempuni dalam mengarahkan, membina dan mendukung kinerja anak buahnya.

    #Sumber: http://tauvictory.blogspot.co.id/

Den Harin (Detasemen Khusus Harimau Indonesia)

Kesatuan Den Harin (Detasemen Khusus Harimau Indonesia)

Sumber Photos: www.google.co.id

  Berita Dan Seputar Rekrutmen Tni- Den Harin (Detasemen Khusus Harimau Indonesia) adalah kesatuan atau detasemen khusus yang di bentuk oleh Jendral L. B. Moerdhani (Almarhum) pada tahun 1986, dua tahun sebelum beliau menjabat sebagai panglima tni. Den Harin (Detasemen Khusus Harimau Indonesia) terdiri dari 4 angkatan, yaitu TNI dan POLRI.

  Pasukan ini di fungsikan sebagai pasukan rahasia anti teror serta inteligent dan pengawal rahasia presiden, serta sebagai penasehat khusus istana negara. pasukan ini memiliki kemampuan spesial assault team. namun pasukan ini bukanlah Paspampres dari kesatuan CAKRA BHIRAWA.

  Pasukan elit no. 1 yang pernah ada di indonesia ini, satu-satunya pasukan yang sampai saat ini sangat di rahasiakan. jumlah personil yang di perkirakan setengah kompi, serta identitas yang masih sangat di rahasiakan sampai sekarang (kecuali Bobby Meidianto seorang harimau indonesia yang paling muda hingga kini).

  Ini adalah pasukan yang terakota yang pernah ada di indonesia, prajurit yang senantiasa siap mengabdi kepada negara dan bangsa dari berbagai hal yang bersifat negatif. pasukan ini juga memiliki keistimewaan, yaitu, cekatan, trengginas, cerdas, tanggap ing sasmita dan pintar, serta sangat pemberani dan memiliki spririt dan mental dan loyalitas yang tinggi.

Spesifikasi Den Harin :
 
  Menguasai ke dirgantaraan, ke maritiman, tugas-tugas kepolisian, dan militer darat dalam segala segi dam aspek sosial maupun militernya, termasuk kemampuan persenjataannya.
di tambah lagi dengan menguasai bidang-bidang sosial, hukum, ekonomi, pendidikan, keuangan, pertambangan, energi, tekhnologi, kedokteran, tata negara, peternakan dan perikanan, industri, serta seni dan budaya.

Anggaran :
 
  Anggota ini tidak di biayai oleh pemerintah ataupun oleh TNI, anggota ini langsung di biayai oleh presiden Soeharto, Jendral LB Moerdhani serta beberapa jendral juga oleh seorang konglomerat WNI keturunan tionghoa yang mempunya jiwa nasionalisme.
Anggota :
 
   Komandan opersional penanggung jawab lapangan : Letkol.Kol.(Mar) Dheny Pokdja (yang sekarang Brigjend.Marinir).

  Penanggung jawab senjata dan perbekalan : Jendral Koesmayadi (Alm).

Anggota Inti :
 
TNI AD: PUMA, TIGER, GRIZLY, JAGUAR. (KLP. BLACK PANTHER)
TNI AU : CONDOR, FALCON, EAGLE, SWALOW, ALBATROS. (KLP. ELANG PUTIH/ GARUDA PUTIH).
TNI AL: CROCODILE (ALIGATOR), ORCA, DOLPINE, JAWS, BARACUDA (KLP. HIU / PAUS PUTIH?)
POLRI: WHITE FANG, PYTHON, VIPER, TARANTULA, (KLP. SRIGALA PUTIH).
 
Serta masih ada lagi beberapa orang yang sengaja tidak disebutkan.

  CYNTHIA, ANITA DAN YULIANA adalah tiga wanita Den Harin yang di rekrut paling akhir dan tidak di anggap sebagai tim assault, hanya sebagai pelengkap saja. 
 
  Ini satu-satunya detesemen khusus yang anggota nya di beri kewenangan untuk melakukan pembunuhan baik sebab maupun tanpa sebab sekalipun, bahkan di luar tugas pun, baik dalam hal urusan negara maupun urusan pribadi, ini di sebabkan karena lawan yang sangat berbahaya baik untuk negara maupun dirinya pribadi.

  Pasukan ini di bubarkan tahun 1995, dan di fungsikan kembali tanpa adanya fasilitas dan anggaran pada tahun 1999.

  Sampai saat ini anggota Den Harin adalah anggota yang di rekrut pada tahun 1986 dan masih ada saat tahun 1995, serta tidak ada perubahan ataupun rekrutmen personil apapun juga, serta tidak ada generasi baru dari Den Harin.

  Pasukan ini tidak patuh kepada siapapun keculai kepada komandan-komandan mereka dan kepada negara. sekalipun itu kepada presiden (bila mereka tidak di beri akses untuk kontak). Identitas asli pimpinan dan anggota keculai jaguar dan pimpinan yang telah meninggal, semua masih di rahasikan.

 

Tahapan Seleksi Masuk TNI

Tahapan Seleksi Calon Anggota TNI

Sumber photos: www.google.co.id


   Berita Dan Seputar Rekrutmen Tni- Seleksi penerimaan calon tni di kaitkan dengan beberapa tahapan tes, ini di lakukan guna mengetahui jasmani dan rohani para calon pendaftar tni,seperti kesehatan, fisik, kejiwaan dan mental para calon anggota tni.

  Untuk menjadi seorang prajurit tni, di perlukan jasmani dan rohani yang kuat dan sehat serta mental baja. hal ini guna menciptakan prajurit-prajurit tni yang siap melaksanakan tugas di medan pertempuran baik latihan maupun dalam misi. maka berikut ini lah tahapan-tahapan dalam seleksi penerimaan calon tni :

Tahap Pertama

1. Seleksi Administrasi (Ajendam)
2. Rikkes I, meliputi : pemeriksaan fisik, mata, THT, bedah, Penyakit dalam, dan gigi

Tahap Kedua

1. Jasmani
2. Mental Ideologi
3. Psikotes
4. Rikkes II, meliputi : pemeriksaan fisik ulang, pemeriksaan rotgen, laboratorium, EKG dan keswa (kesehatan jiwa)

Tahapan Ketiga

1. Pantokhir daerah
2. Rikkes Pusat pemeriksaan dokter spesialis meliputi : pemeriksaan fisik, pemeriksaan spesialis bedah, pemeriksaan spesialis THT, spesialis penyakit dalam, spesialis mata, spesialis jiwa (wawancara), pemeriksaan gigi, pemeriksaan laboratorium3. Pantokhir pusat
Tahapan pemeriksaan kesehatan sesuai urutan U A B D L G J

1. U = Kapasiras Fisik Secara Umum (keadaan tubuh pada umumnya) antara lain :
a) Tinggi badan & berat badan ideal, tinggi minimum untuk pria 165 cm untuk wanita 157 cm
b) Telinga tidak bertindik dan tidak ada bekas tindik
c) Tidak bertato
d) Rontgen dada normal
e) Laboratorium normal

2. A = Anggota Atas. Keadaan bentuk , fungsi tangan, lengan, bahu dan tulang belakang bagian atas/tulang pinggang keatas antara lain :
a) Pergerakan jari-jari, pergerakan tangan
b) Tidak tremor ( gemetar )
c) Tidak kelainan-kelainan bentuk anatomi

3. B = Anggota Bawah. Keadaan bentuk , fungsi kaki, betis dan tumit antara lain :
a) Tidak varises berlebihan
b) Tidak berbentuk X dan O
c) Telapak kaki tidak rata ( Pes Pelanus )

4. D = Tajam Pendengaran
a) Tidak tuna rungu / pendengaran normal
b) Gendanlinga utuh dan dalam keadaan baik
c) Liang telinga bersih, tidak ada kotoran

5. L = Tajam Penglihatan ( Visus 6/6 )
a) Tidak buta warna
b) Daya pandang baik
c) Lapangan penglihatan baik

6. G = Gigi. Keadaan gigi dan kelengkapan :
a) Gigi tidak berlubang
b) Jumlah gigi tidak boleh kurang dari 24
c) Khusus gigi depan tidak boleh kurang dan pakai gigi palsu
d) Penampilan gigi baik

7. J = Jiwa ( Keadaan jiwa )
a) Tidak mempunyai riwayat kelainan jiwa
b) Tidak dalam keadaan sakit jiwa
c) Berkepribadian baik
d) Tidak mempunyai penyimpangan kelainan serius
e) Tidak tersangkut penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang lainnya

   Tahapan-tahapan di atas adalah materi seleksi calon tni pada umumnya. untuk itu bagi anda yang berkeinginan atau bercita-cita menjadi seorang prajurit tni, di upaya mempersiapkan diri dari sejak kelas tiga (3) SLTA, minimal 6 bulan sebelum pendaftaran.

Apakah Menjadi Seorang Tentara/Tni Harus Bayar?

Berkali-Kali Daftar Tni Namun Gagal Meskipun Menyogok (Cerita Nyata Di Dunia Casis Tni)

    
   Apakah Menjadi Seorang Tentara/Tni Harus Bayar? - Di dalam artikel kali ini saya akan berbagi kisah seorang casis yang berkali-kali daftar Tentara namun selalu gagal, dan ini cerita nyata tanpa rekayasa.

   4 (empat) kali daftar dan 4 (empat kali) pula ia gagal dalam mengikuti seleksi tes tentara, pertama kali dia daftar dia menceritakan kepada saya bahwa ia daftar murni dan dia gugur di tahap psikotes, namun dia tidak menyerah begitu saja, dia mencoba di kesempatan berikut untuk mencoba lagi, dan alhasil gagal seperti pertama kali dia daftar, dan gugur di psikotes pula.

  Namun, di kesempatan yang ke tiga (3) kali nya, dia mencoba untuk bersaing secara tidak sehat alias mencoba memakai orang dalam dan mencoba untuk melakukan penyuapan (KKN) agar dia di lolos kan dan masuk pendidikan (dia menceritakan pengalamannya kepada saya), alhasil apa yang terjadi?, dia lolos tahap panda (panitia daerah) dan masuk ke tes panpus (panitia pusat), ini menunjukan ada perubahan yang baik setelah memakai orang dalam dan strategi menyuap, namun perjalanan mengikuti tes masih belum selesai.

   Hingga akhir nyah dia berada di tahap yang paling menegangkan, yaitu sidang penentuan akhir dimana ini adalah tahap paling akhir yang menentukan bahwa apakah dia masuk pendidikan atau tidak, di suatu malam tepat pukul 00.00 wib di sebuah ruangan dia di kumpul kan bersama rekan-rekan seperjuangannya dan kedua orang tua nya pun menunggu karna di pinta untuk datang dan di suruh menyiapkan uang yang telah di tentukan dengan kesepakatan bersama (KKN) oleh orang yang membawa anak yang menjamin dia lolos masuk pendidikan.

  Namun apa hasil nya?, Dia tidak jadi masuk pendidikan, dengan kata lain dia gugur di sidang penentuan panitia pusat. bukan ini lebih menyakit kan ketimbang gugur di psikotes tahap pantia daerah (panda). Namun dia tidak menyerah begitu saja, dia mencoba mengulang kesalahan yang sama, yaitu dengan mencoba mendaftar dan melakukan penyuapan (KKN) plus orang dalam, Dan apa yang terjadi?, Dia hanya mampu hingga tahap sidang panitia pusat dan tidak bisa melanjut kan ke tahap pendidikan.

   "Ingat lah rekan-rekan ku sekalian, uang banyak, berada di keluarga aparat dengan pangkat tinggi, itu tidak menjadi jaminan bahwa anda akan mudah masuk menjadi seorang aparat, baik TNI maupun Polisi. jika perjuangan mu hasil nya adalah nasib, apa lah daya jika takdir allah itu ada dan nyata. nasib itu seberapa besar nya anda berjuang, jika perjuangan anda sudah di katakan mampu tapi takdir yang di berikan allah lain, apalah daya kita sebagai umat nya yang hanya bisa bersabar dan berserah diri".
   Untuk saudara-saudara ku khusus nya bagi para calon casis Tni/Polisi, tetap semangat, berjuang dan berdo'a, jangan dengarkan apa yang akan menjadi anda pesimis. tetap maju dan mencoba, tanpa mencoba kita tidak akan tau. Terima Kasih
 

Mengenal Dunia Militer (TNI)

Mengenal Sedikit Tentang Dunia Militer (TNI)



Selamat siang semua nyah, pada postingan kali ini saya ingin membagi wawasan sedikit tentang dunia militer, seperti yang kita ketahui, militer adalah angkatan bersenjata dari suatu negara dan segala sesuatu yang berhubungan dengan angaktan bersenjata. jadi di sini kita dapat simpulkan, bahwa militer atau sekarang lebih di kenal dengan sebutan TNI (Tenatara Nasional Indonesia)  adalah benteng utama negara yang berfungsi untuk melindungi benteng negara dari ancaman atau serangan dari luar dan mempertahankan kedaultan negara. 

Sejarah Tentara Nasional Indonesia (TNI) dibentuk melalui perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dari ancaman Belanda yang ingin kembali berkuasa menjajah Indonesia melalui kekerasan senjata. TNI pada awalnya merupakan organisasi yang bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR). Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan selanjutnya diubah kembali menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).

Pada masa mempertahankan kemerdekaan ini, banyak rakyat Indonesia membentuk laskar-laskar perjuangan sendiri atau badan perjuangan rakyat. Usaha pemerintah Indonesia untuk menyempurnakan tentara kebangsaan terus berjalan, sambil bertempur dan berjuang untuk menegakkan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Untuk mempersatukan dua kekuatan bersenjata yaitu TRI sebagai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat, maka pada tanggal 3 Juni 1947 Presiden Soekarno mengesahkan berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi.

Pada umum nyah TNI di bagi menjadi 3 matra atau tiga angkatan yaitu, tentara nasional angaktan darat (TNI-AD), tentara nasioanl angkatan udara (TNI-AU), dan tentara nasional angkatan laut (TNI-AL). dari ketiga matra tersebut fungsi dan tugas pada inti nyah adalah sama, yaitu menjaga kedaultan dan melindungi negara dari ancaman dan serangan dari luar. namun dari tugas atau fungsi tadi, ketiga matra ini di bagi lagi tugas nyah menjadi tiga bagian sesuai matra nyah tadi.

Mengenal kesatuan-kesatuan/Kecabangan TNI

Berikut adalah kesatuan-kesatuan/Kecabangan TNI:
-TNI-AD

  TNI Angkatan Darat atau TNI AD adalah kesatuan terbesar dalam TNI dengan pasukan Infanteri    adalah kekuatan utama dan terbesarnya. Berikut daftar kecabangan di TNI AD:

  • Infanteri (INF):adalah pasukan pejalan kaki. Merupakan pasukan terbesar dan tempur utama di TNI AD. Sedangkan Kostrad dan Kopassus merupakan bagiannya. Di Indonesia terdapat lebih dari 100 Batalyon Infanteri. Infanteri berada dibawah Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) yang komandannya berpangkat Mayor Jenderal.
  • Kavaleri (KAV):adalah pasukan lapis baja. Fungsi utamanya sebagai Bantuan Tempur (Banpur) yang mobile. Pasukan Kavaleri tidak hanya mengandalkan Tank dan Panser sebagai alat tempur melainkan juga Kuda yang dilatih khusus berperang. Kavaleri berada dibawah Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Artileri Medan (ARM):adalah kesatuan senjata berat. Juga merupakan Banpur seperti halnya Kavaleri. Fungsi utamanya adalah bantuan tempur darat dalam misi membantu pasukan Infanteri. Artileri Medan atau Armed berada dibawah Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Pussenarmed) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Artileri Pertahanan Udara (ARH):adalah pasukan anti serangan udara. Fungsi utamanya adalah sebagai penangkis serangan udara dan membantu mengamankan objek darat dari perusakan. Artileri Pertahanan Udara atau Arhanud berada dibawah Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Polisi Militer (CPM) :Adalah kesatuan Bantuan Administrasi (Banmin). Fungsi utamanya membantu tugas kesatuan lain dalam hal administrasi dan pengurusan hukum militer.Polisi Militer berada dibawah Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Puspomad) yang komandannya berpangkat Mayor Jenderal.
  • Zeni (CZI):adalah pasukan yang fungsi utamanya sebagai bantuan tempur,konstruksi dan bangunan perang. Fungsi lain adalah sebagai pasukan yang memperluas gerak kesatuan kawan dan mempersempit gerak lawan. Zeni berada dibawah Direktorat Zeni Angkatan Darat (Ditziad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Peralatan (CPL):adalah kesatuan yang fungsi utamanya merawat dan menguji coba alat-alat tempur. Peralatan berada dibawah Direktorat Peralatan Angkatan Darat (Ditpalad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Perhubungan (CHB):adalah kesatuan yang fungsi utamanya menyampaikan dan menjaga informasi sebaik mungkin kepada kesatuan tempur. Perhubungan berada dibawah komando Direktorat Perhubungan Angkatan Darat (Dithubad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Ajudan Jenderal (CAJ):adalah kesatuan yang fungsi utamanya mengurus administrasi militer dan umum (PNS) serta urusan dalam lainnya. Ajudan Jenderal atau Ajen berada dibawah komando Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat (Ditajenad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Pembekalan Angkutan (CBA):adalah kesatuan yang fungsi utamanya menyediakan pelayanan persediaan logistik tempur dan angkutan perang. Pembekalan Angkutan atau Bekang berada dibawah komando Direktorat Pembekalan Angkutan TNI Angkatan Darat (Ditbekangad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Topografi (CTP):adalah kesatuan yang fungsi utamanya membuat peta tempur dan kepengurusan topografi. Topografi berada dibawah komando Direktorat Topografi Angkatan Darat (Dittopad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Kesehatan Militer (CKM):adalah kesatuan yang fungsi utamanya membina kesehatan prajurit.Kesehatan Militer berada dibawah komando Direktorat Kesehatan Angkatan Darat (Ditkesad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Keuangan (CKU):adalah kesatuan yang fungsi utamanya membina administrasi keuangan militer. Keuangan berada dibawah komando Direktorat Keuangan Angkatan Darat (Ditkuad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Hukum (CHK):adalah kesatuan yang fungsi utamanya membina hukum dan peradilan militer. Hukum berada dibawah komando Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad) yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
  • Penerbang (CPN):adalah kesatuan yang fungsinya sebagai mobil udara, menembak untuk target dibalik bukit, serta pengintaian udara. Penerbang berada dibawah komando Pusat Penerbang Angkatan Darat yang komandannya berpangkat Brigadir Jenderal.
                Tambahan C di depan nama kecabangan adalah CORPS.

Mengenal Kepangkatan TNI

Berikut adalah kepangkatan TNI:


-TNI-AD

*Perwira tinggi

1 JENDERAL TNI JENDERAL TNI
2 LETJEN TNI LETNAN JENDERAL TNI
3 MAYJEN TNI  MAYOR JENDERAL TNI
4 BRIGJEN TNI BRIGADIR JENDERAL TNI

*Perwira menengah

5 KOL KOLONEL
6 LETKOL  LETNAN KOLONEL
7 MAY MAYOR

*Perwira pertama

8 KAPT KAPTEN
9 LETTU LETNAN SATU
10 LETDA LETNAN DUA

*Bintara tinggi

11 PELTU PEMBANTU LETNAN SATU
12 PELDA PEMBANTU LETNAN DUA

*Bintara

13 SERMA SERSAN MAYOR
14 SERKA SERSAN KEPALA
15 SERTU SERSAN SATU
16 SERDA SERSAN DUA

*Tamtama kepala

17 KOPKA KOPRAL KEPALA
18 KOPTU KOPRAL SATU
19 KOPDA KOPRAL DUA

*Tamtama

20 PRAKA PRAJURIT KEPALA
21 PRATU PRAJURIT SATU
22 PRADA PRAJURIT DUA  


-TNI-AL

*Perwira menengah

1 LAKSAMANA TNI LAKSAMANA TNI
2 LAKSDYA TNI LAKSAMANA MADYA TNI
3 LAKSDA TNI LAKSAMANA MUDA TNI
4 LAKSMA TNI LAKSAMANA PERTAMA TNI

*Perwira menengah

5 KOL KOLONEL
6 LETKOL  LETNAN KOLONEL
7 MAY MAYOR

*Perwira pertama

8 KAPT KAPTEN
9 LETTU LETNAN SATU
10 LETDA LETNAN DUA

*Bintara tinggi

11 PELTU PEMBANTU LETNAN SATU
12 PELDA PEMBANTU LETNAN DUA

*Bintara

13 SERMA SERSAN MAYOR
14 SERKA SERSAN KEPALA
15 SERTU SERSAN SATU
16 SERDA SERSAN DUA

*Tamtama kepala

17 KOPKA KOPRAL KEPALA
18 KOPTU KOPRAL SATU
19 KOPDA KOPRAL DUA

*Tamtama

20 KLK KELASI KEPALA
21 KLS  KELASI SATU
22 KLD KELASI DUA  


-TNI-AL MARINIR

*Perwira Tinggi

1 JENDERAL TNI (MAR)  JENDERAL TNI (MARINIR)
2 LETJEN TNI (MAR)  LETNAN JENDERAL TNI (MARINIR)
3 MAYJEN TNI (MAR)  MAYOR JENDERAL TNI (MARINIR)
4 BRIGJEN TNI (MAR)  BRIGADIR JENDERAL TNI (MARINIR)

*perwira Menengah

5 KOL (MAR) KOLONEL (MARINIR)
6 LETKOL (MAR)  LETNAN KOLONEL (MARINIR)
7 MAY (MAR) MAYOR (MARINIR)

*Perwira Pertama

8 KAPT (MAR)  KAPTEN (MARINIR)
9 LETTU (MAR)  LETNAN SATU (MARINIR)
10 LETDA (MAR) LETNAN DUA (MARINIR)

*Bintara Tinggi

11 PELTU PEMBANTU LETNAN SATU
12 PELDA PEMBANTU LETNAN DUA

*Bintara

13 SERMA SERSAN MAYOR
14 SERKA SERSAN KEPALA
15 SERTU SERSAN SATU
16 SERDA SERSAN DUA

*Tamtama Kepala

17 KOPKA KOPRAL KEPALA
18 KOPTU KOPRAL SATU
19 KOPDA KOPRAL DUA

*tamtama

20 PRAKA PRAJURIT KEPALA
21 PRATU PRAJURIT SATU
22 PRADA PRAJURIT DUA  



-TNI-AU

*Perwira Tinggi

1 MARSEKAL TNI  MARSEKAL TNI
2 MARSDYA TNI  MARSEKAL MADYA TNI
3 MARSDA TNI  MARSEKAL MUDA TNI
4 MARSMA TNI MARSEKAL PERTAMA TNI

*Perwira Menengah

5 KOL KOLONEL
6 LETKOL LETNAN KOLONEL
7 MAY MAYOR

*Perwira Pertama

8 KAPT KAPTEN
9 LETTU LETNAN SATU
10 LETDA LETNAN DUA

*Bintara Tinggi

11 PELTU PEMBANTU LETNAN SATU
12 PELDA PEMBANTU LETNAN DUA

*Bintara

13 SERMA SERSAN MAYOR
14 SERKA SERSAN KEPALA
15 SERTU SERSAN SATU
16 SERDA SERSAN DUA

*Tamtama Kepala

17 KOPKA KOPRAL KEPALA
18 KOPTU KOPRAL SATU
19 KOPDA KOPRAL DUA

*Tamtama

20 PRAKA PRAJURIT KEPALA
21 PRATU PRAJURIT SATU
22 PRADA PRAJURIT DUA

MOTTO DAN PATAKA DALAM SATUAN TNI

MOTTO DAN PATAKA DALAM SATUAN TNI – ANGKATAN LAUT

TNI AL : JALESVEVA JAYAMAHE 
SATUAN KOMUNIKASI/TNI AL : HATU CARAKA BHUANA
JANHIDROS/TNI AL : JALA CITRA PRAJA YUDHA
SATUAN RANJAU/TNI AL : RADIPTA JALA JALESYUDHA
SATUAN AMFIBHI/TNI AL : DWI DAYA YUDHA
POM AL : WIJNA WIRA WIDHAYAKA
DENJAKA : SATYA WIRA DHARMA
SATUAN KAPAL SELAM : WIRA ANANTA RUDHIRA
KORPS PELAUT/TNI AL : SIAGA SELALU WASPADA
KRI 366 DIPONEGORO : BERTEMPUR DAN MENANG
KOBANGDIKAL : DHARMA VIDYA ADHIGUNA 
KOWAL : PENGABDIAN DAN KEHORMATAN ADALAH JIWAKU
KOARMATIM : GHORA WIRA MADYAJALA
AAL : HREE DHARMA SHANTI
SESKOAL : DHARMA WIRATAMA
SATKOPASKA : TANHANNA WHIGNA TANSIRNA
KORPS MARINIR : JALESU BHUMYAMCA JAYAMAHE
YONTAIFIB/KORPS MARINIR : MAYANETRA YAMADIPATI
KODIKMAR : JALA MANDALA SAKTI
TONTAIKAM/BRIGIF 1 : ATITA ARTA ANTA 
RUPANPUR/KORPS MARINIR : PERSAHABATAN, PERDAMAIAN DAN HARMONI
PASRAT MARINIR : MENDARAT DAN MENANG
PASMAR 1 : RAKSA NUSANTARA SAKTI
RESIMEN KAVALERI MARINIR : SATYA BHAKTI BRAJA YUDHA



MOTTO DAN PATAKA SATUAN TNI – ANGKATAN UDARA

TNI AU : SWA BUANA PAKSA
POM AU : WIRA WASKITA
WARA : KANYA BAKTI SAKTI SEJATI
AAU : WIDYA KARMA VIRA PAKSA
KOOPS AU :  ABHIBUTE ANTARIKSE 
KOSEK HANUDNAS 1 : LABDHA YUDHA NIRBAYA
KOHANUD : SARAKSITA NABHASTALA 
KOHARMATAU : SEWANA KARYA BUDHI  SAKTI 
KODIKAU : VIDYA SANA VIVEKA VARDHANA
KOHARNUDNAS : LABDA PRAKARSA NIRWIKARA 
KOPATDARA  : NITYA SAMAKTA MAAWARTI SARBAYA 
KODAU I : SONYA GATI GATRA GHUWANA
KODAU II : BHAKTI BHINA KERTA BHUWANA
KODAU III : GANTI PRABIVITA STHALA
KODAU IV : WIRA DHARMA BHAKTI
KODAU V : KARYA PHALAM ANASRITAM KURMAHE
KODAU VI : NITYASA PRAYATNA EKA MANDALA
SKUADRON 101 : JUPITER
SKUADRON 11/ HELYSERBU :  AMUR AMARA JAYA
SKUADRON 31/HELYSERBU :  AMUR YUDHA CAKTI
SKUADRON 12/HELYSERBU : AMUR JAYA YUDHA
SKUADRON 21/SENA : AKASA AKRAYA YUDHA
SKUADRON 4 : APNUTE KRIYA HAYU ULIHA
SKUADRON 12 : TEMUKAN DAN HANCURKAN
SKUADRON 1 : LITTLE BUT LETHAL
SKUADRON 8 : SEGESIT PUMA SEKUAT GAJAH
KORPASKHAS/TNI AU: KARMAYE VLADIKAKARATE MAFELESU KADATJANA
DEN BRAVO 90/KORPASKHAS : CATYAWIHIKAN TYAMA KEPALA
WING  1 PASKHAS (Hardha Marutha)  : BERTINDAK CEPAT DAN TEPAT
SKUADRON 461 Paskhas : CAKRA BHASKARA
SKUADRON 462 Paskhas : PULANGGENI 
SKUADRON 465 Paskhas : BRAJAMUSTI 

MOTTO DAN PATAKA DALAM SATUAN TNI  - ANGKATAN DARAT

TNI AD : KARTIKA EKA PAKSI
POM AD : SATYA WIRA WICAKSANA
KORPS KAVALERI/TNI AD : TRI DAYA CAKTI
KORPS ARHANUD/TNI AD : VYATI RACA BALACAKTI 
KORPS ARMED/TNI AD : TRI SHANDYA YUDHA
KORPS ZENI/TNI AD : YUDHA KARYA SATYA BHAKTI
DEN ARHANUD RUDAL/003 : AKACA RAKCA KSATRIA 
KOLINLAMIL : SATYA WIRA JAYATAMA
DITKESAD : HESTI VIRA CAKTI
DITBEKANGAD : BHAKTI KSATRIA JAYA
DITHUBAD : CHIGRA APTA NIRBAYA
DITPALAD : DWI CAKTI BHAKTI
PUSDIKIF : YUDHA WASTU PRAMUKA
YON BEKANG 4 AIR/TNI AD : KALAKA RATA YUDHA
DENKAVKUD/TNI AD : BALA TURANGGA CAKTI
PUSDIK ARHANUD/TNI AD : VYATI RAKCA KSATRIA BHUANA
DOKTRIN TNI AD : TRI UBAYA CAKTI
PUSPENERBAD : WIRA AMUR
KOWAD : SAD SATYA SRI SENA
AKMIL : ADITAKARYA MAHATMAVIRA NEGARA BHAKTI
KODAM ISKANDAR MUDA : SANGGA MARA
KODAM I BUKIT BARISAN : PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI
KODAM III SILIWANGI : ESA HILANG DUA TERBILANG
KODAM IV DIPONEGORO : SIRNANING YAKSA KATON GAPURANING RATU
KODAM VI MULAWARMAN : GAWI MANUNTUNG WAJA SAMPAI KAPUTING
KODAM VII WIRABUANA : SETIA HINGGA AKHIR 
KODAM IX UDAYANA : GARUDA WIJAYA
KODAM XII TANJUNGPURA : CARATHANA JITAVINA 
KODAM XVII CENDERAWASIH : KSATRIA PELINDUNG RAKYAT 
BEKANGDAM 1 BUKIT BARISAN : BHAKTI KSATRIA JAYA
RINDAM JAYA : CIPTA WIRA JUDHA
RINDAM ISKANDAR MUDA : MENDIDIK MENGABDI MEMBANGUN
KOSTRAD : DHARMA PUTRA 
KOMPI TAIPUR/DENINTEL KOSTRAD : CEPAT TEPAT TUNTAS
DIVISI 1 KOSTRAD : RAKARSA VIRA GUPTI
YONKES 2 DIV 2/KOSTRAD : YUDHA BHAKTI HUSADA
YONIF LINUD 330 TRI DARMA/KOSTRAD : BERJUANG BERBAKTI MEMBANGUN
YONIF LINUD 305 TENGKORAK/KOSTRAD : DARIPADA MENYERAH LEBIH BAIK MATI BERCERMIN TENGKORAK
YONIF LINUD 328 DIRGAHAYU/KOSTRAD : SETIA SATRIA RENDAH HATI
YON ARHANUDRI 1 RAJAWALI/DIV 1 KOSTRAD : URWA BHRAJA CAKTI
YON ARHANUDRI 2 ALAP-ALAP/DIV 2 KOSTRAD : AMWANGAN BHUANA WICESA
DIVISI 2 KOSTRAD : VIRA CAKTI YUDHA
YONIF 400 BANTENG RAIDERS : PANTANG MUNDUR 
YONIF 232 BUAYA PUTIH RAIDERS : MANGKALANA DIGJAYA 
YONIF RAIDERS: CEPAT TEPAT SENYAP
YONIF 300 RAIDERS : NGAGUYUP SA AWI WULUNG NGAHIJI SA KAI JATI
YONIF 726 TAMALATEA : TAK PERNAH LAYU
YONIF 711 RAKSATAMA : MANGGALA YUDHA
YONIF 631 ANTANG  : BERANI DAN SETIA
YONIF 203 ARYA KAMUNING : SETIA SATRIA PERKASA
YONIF 310/KIDANG KENCANA : IKLHAS KARYA UTAMA
YONIF 126/KALA CAKTI : BERANI DAN PERCAYA DIRI
YONIF 408/SUBHRASTA : WE ARE ARE THE MILITTAN SKILL AND  PROPESIONAL SOLDIER
YONIF 312/KALA HITAM : BERANI DAN RENDAH DIRI
YONIF 112/DHARMA JAYA : SETIA BERANI TANGKAS
YONIF 411/PANDAWA : KANTI PENDAWA TERUS MANUNGGAL
KOPASSUS : TRIBUANA CHANDRACA SATYA DHARMA
KOPASSUS GROUP 1 :  EKA WASTU BALADIKA (Senyap dan Cepat)
KOPASSUS GROUP 2 :  DWI DHARMA BHIRAWA YUDHA (Tanggap dan Cepat)
KOPASSUS GROUP 3 : CATUR KOTTAMAN WIRA NARACA BYUHA (Cakap dan Terampil)
PUSDIK PASSUS : TRI YUDHA SAKTI
SAT-81 GULTOR/KOPASSUS : SIAP SETIA BERANI


MOTTO DAN PATAKA POLRI DAN PASPAMPRES

POLRI

RESERSE : SIDIK SAKTI INDERA WASPADA
INTELKAM : INDERA WASPADA NAGARA RAHARJA
BRIMOB : SEKALI MELANGKAH PANTANG MENYERAH

PASPAMPRES

PASPAMPRES : SETIA WASPADA
PASPAMPRES GROUB A :  JUJUR SETIA WAPADA
PASPAMPRES GROUB B :  TANGGUH SETIA WASPADA


     Mungkin sekian dulu dari saya di postingan kali ini, semoga dapat membantu anda semua dan menambah wawasan anda semua. Mohon maaf apabila ada salah-salah kata. Semoga bermanfaat!!!

terimakasih